PUNCAK JAYA - Sentuhan kepedulian tulus datang dari prajurit Satgas Yonif 613/Raja Alam yang baru-baru ini menyalurkan bantuan paket sembako di tanah Papua. Bantuan ini bukan sekadar kebutuhan pokok, melainkan sebuah dukungan penuh semangat untuk pembangunan Honai Gereja Klasis Biak, sebuah proyek yang sedang diwujudkan melalui kerja keras dan kebersamaan warga setempat. Kejadian hangat ini berlangsung pada Sabtu, (9/5/2026), meninggalkan jejak kebaikan yang mendalam.
Kedatangan personel Satgas Yonif 613/Rja disambut dengan senyuman lebar dan antusiasme tinggi oleh warga yang tengah berjuang menyelesaikan pembangunan honai gereja. Bangunan ini kelak akan menjadi pusat spiritual dan kegiatan bermakna bagi komunitas mereka. Kebersamaan terasa begitu kental, membaurkan semangat prajurit dan warga dalam satu tujuan mulia.
Di samping menjaga keamanan wilayah yang menjadi tugas utamanya, Satgas Yonif 613/Raja Alam juga tak pernah berhenti menjalin silaturahmi erat dengan masyarakat. Melalui berbagai kegiatan kemanusiaan dan program pemberdayaan, mereka hadir untuk memberikan manfaat nyata, terutama di daerah pedalaman Papua yang membutuhkan.
“Bantuan sembako ini adalah wujud nyata perhatian kami kepada masyarakat, sekaligus dukungan agar proses pembangunan honai gereja berjalan lancar. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan memenuhi kebutuhan warga yang bergotong royong. Kami ingin terus mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga kebersamaan dengan warga, ” ungkap Lettu Inf Neto Fernandez, penuh ketulusan.
Beliau menambahkan bahwa kehadiran Satgas di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan misi pengamanan, tetapi juga membawa dampak sosial positif yang dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan warga. Sebuah filosofi pengabdian yang menyentuh hati.
Bagi masyarakat, bantuan ini adalah anugerah yang tak ternilai. Rasa syukur terpancar jelas dari wajah mereka. Perhatian dari prajurit TNI ini dinilai sebagai bukti kepedulian yang tulus terhadap kehidupan dan kesejahteraan masyarakat di pelosok Papua.
“Kami sangat berterima kasih karena bapak-bapak TNI selalu membantu masyarakat. Kehadiran mereka membuat kami merasa aman dan semakin semangat menyelesaikan pembangunan gereja, ” ujar Wanda, salah seorang warga, dengan nada haru yang begitu terasa.
Suasana gotong royong yang penuh suka cita membingkai seluruh kegiatan. Prajurit dan warga bahu-membahu, menciptakan pemandangan harmonis yang mencerminkan eratnya ikatan batin antara TNI dan masyarakat Papua. Ini adalah potret kebersamaan yang sesungguhnya.
Dengan adanya kegiatan sosial seperti ini, Satgas Yonif 613/Raja Alam berharap jalinan hubungan harmonis dengan masyarakat akan terus terjaga. Lebih dari itu, mereka turut berkontribusi dalam mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah penugasan mereka. Sebuah dedikasi yang menginspirasi.
(PERS)

Updates.