Lindungi Perempuan dari Kekerasan, Satgas Yonif 721/Makkasau Perkuat Sinergi di Puncak Jaya

    Lindungi Perempuan dari Kekerasan, Satgas Yonif 721/Makkasau Perkuat Sinergi di Puncak Jaya
    Satgas Pamtas Mobile Yonif 721/Makkasau turut ambil bagian dalam penyuluhan yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Puncak Jaya di Kampung Mewobak, Distrik Dokome, Sabtu (18/7/2026).

    PUNCAK JAYA - Upaya memperkuat perlindungan terhadap perempuan dari berbagai bentuk kekerasan terus digencarkan di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Satgas Pamtas Mobile Yonif 721/Makkasau turut ambil bagian dalam penyuluhan yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Puncak Jaya di Kampung Mewobak, Distrik Dokome, Sabtu (18/7/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti sekitar 180 warga dan pemuda Distrik Dokome. Selain personel Satgas, kegiatan juga melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran DP3AKB.

    Penyuluhan membahas hak-hak perempuan korban kekerasan, mekanisme pelaporan, pendampingan, hingga langkah penanganan yang dapat ditempuh melalui pemerintah daerah. Antusiasme warga terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.

    Perwakilan Satgas Pamtas Mobile Yonif 721/Makkasau, Sertu Arnolus, hadir mewakili Dan TK Dokome, sementara Serda Laode Hiba mewakili Wadan Pos TK Dokome.

    Dansatgas Pamtas Mobile Yonif 721/Makkasau Letkol Inf Saud Pardamaian Nainggolan., menegaskan, kehadiran prajurit di wilayah penugasan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mendukung program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.

    “Satgas Yonif 721/Makkasau tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berkomitmen mendukung berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui penyuluhan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya melindungi perempuan dari segala bentuk kekerasan serta berani melaporkan setiap tindakan kekerasan kepada pihak yang berwenang, ” ujarnya.

    Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang aman serta memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak.

    Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak-hak perempuan serta pentingnya keberanian untuk melaporkan kasus kekerasan. Edukasi semacam ini dinilai penting agar masyarakat tidak bersikap diam ketika menemukan atau mengalami tindak kekerasan.

    Satgas Pamtas Mobile Yonif 721/Makkasau menyatakan akan terus mendukung berbagai program pemerintah daerah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan kekerasan dan menciptakan kehidupan sosial yang lebih aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Puncak Jaya.

    (PERS)

    perlindungan perempuan kekerasan seksual puncak jaya papua tni ad papuatengah beritapapua
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 721/Makkasau Ikut Tradisi Bakar...

    Artikel Berikutnya

    Bakar Batu di Yamo, Satgas Yonif 721/Makkasau...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista
    Panglima TNI Tandatangani Nota kesepahaman Dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri Keuangan RI
    TNI Kerahkan Alutsista dan Pasukan Khusus TNI AL  Intensifkan Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
    Panglima TNI Bersama Menko Polkam Lepas Satgas Terpadu Port Visit 2026

    Ikuti Kami